Sudah 370 Kasus, DBD Jadi Ancaman Serius Warga DKI

Kamis, 24 Januari 2019, 01:07 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Gubernur Anies Baswedan/RMOL

RMOL. Musim penghujan kerap dibarengi merebaknya wabah demam berdarah dengue (DBD). Tidak terkecuali di Ibu Kota Jakarta.

Itu sebabnya, Gubernur Anies Baswedan menanggapi serius antisipasi kejadian luar biasa (KLB) DBD. Tercatat sudah sebanyak 370 kasus DBD menimpa warga Jakarta.

"Tahun 2017 di bulan Januari ada 665 kasus, dan ada satu yang meninggal, tahun 2018 ada 198 kasus. Per hari ini di Jakarta sudah ada 370 kasus. Jadi DBD ini menjadi sebuah ancaman serius," jelasnya, Rabu (23/1).
Partai Berkarya

Anies mengatakan bahwa wabah tersebut akan menjadi fokus dinas kesehatan dan seluruh jajaran Pemprov DKI. Salah satunya dengan terus melakukan pengasapan atau fogging jentik nyamuk di seluruh lokasi yang berpotensi terjadinya wabah.

Ditambah lagi juga menurunkan juru pemantau jentik (jumantik) untuk memastikan warga Jakarta terbebas dari genangan air yang disinyalir dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

"Ini warning dan sudah sejak beberapa hari lalu dilakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, karena Kemenkes pun menemukan indikasi mungkin akan ada peningkatan jumlah kasus DBD," papar Anies.

"Kemudian juga kita minta seluruh warga mengecek di rumah masing-masing. Bila ada genangan pastikan itu dibersihkan, jadi masih harus kita bersihkan," tambahnya. [wah]

Kolom Komentar


Video

Sebelum Sandi, Jokowi Pernah Janji Hapus Ujian Nasional

Jumat, 22 Maret 2019
Video

PSI: Jokowi Anjlok Karena Korupsi Parpol Pendukung

Jumat, 22 Maret 2019
loading