Hanura

Kematian Akibat Penyakit Jantung Terus Meningkat Di Indonesia

 SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 , 21:48:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Kematian Akibat Penyakit Jantung Terus Meningkat Di Indonesia

Ilustrasi/Net

RMOL. Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) menggelar serangkaian kegiatan yang diperuntukkan bagi pasien dan keluarga pasien pada 25-29 September.

Kegiatan sekaligus menyambut Hari Jantung Sedunia yang diperingati setiap 29 September.

Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular dan Chairman SHI Dr. Maizul Anwar menjelaskan, dengan mengusung tema 'Jantungku, Jantungmu' SHKJ memperkenalkan Komunitas Jantung Siloam Heart Institute (SHI).

Menurutnya, komunitas yang terdiri dari para pasien yang pernah menjalani tindakan dan perawatan jantung itu diharapkan dapat menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan mendukung satu sama lain.

"Sehingga anggota komunitas bersama-sama bisa semakin termotivasi untuk hidup lebih sehat dan berkualitas," ujarnya, Selasa (25/9).

Diterangkannya, dalam beberapa dekade terakhir, kematian yang disebabkan berbagai penyakit jantung kian meningkat, khususnya pada negara-negara berkembang.

Penyakit jantung dan pembuluh darah atau kardiovaskular telah menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia bahkan di dunia. Di mana, tercatat hampir 17,5 juta jiwa meninggal setiap tahunnya akibat penyakit tersebut termasuk penyakit jantung koroner dan stroke.

Menurut Dr. Maizul, kebutuhan masyarakat Indonesia akan fasilitas dan sarana yang lengkap untuk solusi kesehatan jantung merupakan dasar didirikannya Siloam Heart Institute (SHI) pada 2013 lalu.

SHI merupakan pusat pelayanan jantung yang komprehensif bagi masyarakat. Juga sebagai wadah pelatihan bagi para dokter, perawat, dan tenaga medis dari seluruh Indonesia.

"Dengan melibatkan tim dokter multidisiplin dari berbagai sub spesialis jantung didukung dengan fasilitas alat serta metode pembedahan jantung mulai dari konvensional hingga minimal invasif. Hingga kini tercatat kurang lebih 1400 pasien dari seluruh Indonesia dengan berbagai kasus penyakit jantung telah dilayani SHI," paparnya.

Memasuki tahun kelima, SHI terus melayani dan memacu diri untuk berkembang dan berusaha menjawab kebutuhan masyarakat. Salah satunya dengan penerapan Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) yaitu teknik bedah jantung terbaru dengan penggunaan instrumen bedah khusus.

"Beberapa kasus penyakit jantung yang bisa ditangani dengan metode MICS antara lain adalah kasus katub, by pass jantung, kelainan katub bawaan yang sederhana, dan endoscopic veinharvesting," jelas Dr. Maizul sebagaimana dalam keterangannya. [wah] 


Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Politikus PDIP Bagi-bagi Amplop?

Politikus PDIP Bagi-bagi Amplop?

, 14 DESEMBER 2018 , 17:00:00

Award Untuk Raja Dangdut

Award Untuk Raja Dangdut

, 13 DESEMBER 2018 , 00:36:00

Peta Rawan Bencana Indonesia

Peta Rawan Bencana Indonesia

, 14 DESEMBER 2018 , 11:24:00

Penyuap Hakim Diperiksa

Penyuap Hakim Diperiksa

, 14 DESEMBER 2018 , 12:48:00