Verified
Hanura

BPJS Tetap Jamin Operasi Katarak, Rehabilitasi Medik Dan Bayi Lahir

Bantah Hapus Layanan Kesehatan

 SELASA, 31 JULI 2018 , 09:41:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

BPJS Tetap Jamin Operasi Katarak, Rehabilitasi Medik Dan Bayi Lahir

Foto/Net

RMOL. Badan Penyelenggara Ja­minan Sosial (BPJS) Kesehatan mengklaim tetap memberikan penjaminan pelayanan kesehatan untuk katarak, rehabilitasi medik, dan bayi baru lahir sehat.

Deputi Direksi Bidang Jami­nan Pelayanan Kesehatan Ruju­kan BPJS Kesehatan Budi Mo­hamad Arief mengatakan, terkait terbitnya 1) Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Penjaminan Pelayanan Katarak Dalam Program Jaminan Kesehatan, (2) Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Penjaminan Pelayanan Persali­nan Dengan Bayi Lahir Sehat, dan (3) Peraturan Direktur Ja­minan Pelayanan Kesehatan Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Penjaminan Pelayanan Reha­bilitasi Medik, lebih tepatnya dimaksudkan untuk memper­jelas tata cara agar tiga manfaat pelayanan medis di atas lebih tepat pemanfaatannya.

"Apabila ada yang menyebut BPJS Kesehatan mencabut 3 pe­layanan kesehatan tersebut, berita tersebut hoaks. BPJS Kesehatan tetap menjamin pelayanan katarak, rehabilitasi medik termasuk fisioterapi, dan bayi baru lahir sehat. Perdirjampelkes memperjelas tata cara penjaminan agar pemanfaa­tannya lebih efektif dan efisien," ujar Budi di Jakarta, kemarin.

Dilanjutkannya, sesuai dengan tugas negara sebagai penyeleng­gara Program Jaminan Keseha­tan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), maka BPJS Kesehatan wajib mengatur ke­jelasan dan ketepatan pelayanan sehingga tidak terjadi ketidake­fisienan dan ketidakefektivan. "Bila tidak melaksanakan tu­gasnya, berarti BPJS Kesehatan melakukan pembiaran terhadap ketidakefisienan. Selain itu, tak benar ada pembatasan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS,"  klaim Budi.

Menurut Budi, dalam peraturan mengenai pelayanan katarak, BPJS Kesehatan akan menjamin pelayanan operasi katarak. Di­mana peserta penderita katarak dengan visus (lapang pandang penglihatan) pada kriteria tertentu dengan indikasi medis dan perlu mendapatkan operasi katarak, akan tetap dijamin BPJS Kesehatan.

Penjaminan, kata dia, juga memperhatikan kapasitas fasili­tas kesehatan seperti jumlah tenaga dokter mata dan kompetensi dokter mata yang memiliki sertifikasi kompetensi.

Selanjutnya >

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00

Ketua Umum PAN Setuju Uang Saksi Dibiayai Negara