Hanura

Difteri Mewabah, Kemenkes Perlu Dievaluasi

 RABU, 13 DESEMBER 2017 , 12:22:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

RMOL. Wabah penyakit Difteri saat ini tengah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya 23 provinsi melaporkan penyakit itu sebagai kejadian luar biasa (KLB).
Menurut anggota Komisi IX DPR Amelia Anggraini, kejadian tersebut harus segera ditangani karena berpotensi berjangkit semakin luas ke daerah-daerah lain. Apalagi mobilitas masyarakat yang juga demikian tinggi.

"Seandainya jauh-jauh hari pemerintah mengantisipasinya maka kejadian luar biasa ini besar kemungkinan dapat dicegah," ujarnya di Komplek Parlemen, Jakarta DPR, Rabu (13/12).

Amelia mengatakan, wabah Difteri akibat tidak maksimalnya kinerja Kementerian Kesehatan dalam program imunisasi nasional.

"Maka perlu ada evaluasi dan koreksi terhadap Kementerian Kesehatan. Saya menduga program imunisasi yang selama ini dilakukan tidak maksimal dan tidak lengkap sesuai dengan periodesasinya," jelasnya.

Politisi Partai Nasdem itu menuturkan, banyak bayi yang tidak mendapatkan DPT. Tidak hanya itu, yang mendapat DPT pun rata-rata di bawah usia satu tahun, setelah dewasa tidak mendapatkan imunisasi lagi.

"Seharusnya imunisasi ulang dilakukan setiap sepuluh tahun," beber Amelia.

Lanjutnya, hal ini terjadi lantaran kurangnya sosialisasi dan upaya-upaya promotif preventif yang seharusnya dilakukan secara masif dan sistemik oleh Kemenkes.

"Padahal anggaran untuk vaksin dari tahun ke tahun selalu meningkat," ujar Amelia.

Pada tahun 2017 saja anggaran yang disediakan untuk program vaksin dasar mencapai Rp 1,8 triliun.

"Sudah saatnya pemerintah serius menjalankan program imunisasi nasional, melakukan sosialisasi dalam upaya promotif preventif untuk mengantisipasi dan mencegah kejadian luar biasa seperti ini," demikian Amelia. [wah]


Komentar Pembaca
720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

, 17 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

Demokrat: Artikel Asia Sentinel Abal-abal

, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00

Djoko Santoso: Kami Hormati Pilihan Pak Gatot Nurmantyo
<i>Asia Sentinel</i>: Pemerintahan Era SBY Cuci Uang Rp 177 Triliun
Aksi Mahasiswa UIR Pekanbaru Tempeleng Jutaan Mahasiswa Indonesia
KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

KPK Akan Didemo Tangkap Menteri Enggar

Politik17 September 2018 07:25

Kabareskrim Mau Tangkap Hendropriyono, Arief: Itu Kabar Bohong
Relawan Siap Menangkan Prabowo-Sandi Di Aceh

Relawan Siap Menangkan Prabowo-Sandi Di Aceh

Politik18 September 2018 05:35

Tingkatkan Persatuan Pemuda Lewat Kegiatan Keagamaan
KPK Telusuri Peran TGB Dalam Divestasi Saham Newmont
Hukuman Baru Yang Dicepatkan

Hukuman Baru Yang Dicepatkan

Dahlan Iskan18 September 2018 05:00

DPRD Bingung OK OCE Sampai Jualan Ikan Cupang

DPRD Bingung OK OCE Sampai Jualan Ikan Cupang

Nusantara18 September 2018 04:38