Berita Politik

Telkom Indonesia
Rita Widyasari

MPR: Pemerintah Harus Serius Atasi Kasus Bibit Bakteri Berbahaya Dari China

Kesehatan  SENIN, 19 DESEMBER 2016 , 17:28:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

RMOL. Empat WNA (warga negara asing) diamankan petugas Imigrasi Bogor pada 8 November 2016 lalu karena pelanggaran izin tinggal harus menjadi perhatian serius. Apalagi ternyata, keempat WNA itu bercocok tanam cabai di perbukitan kawasan Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Bogor.
Celakanya lagi, benih cabai itu yang dibawa dari China itu mengandung bakteri yang masuk dalam golongan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) golongan A1. Badan Karantina Pertanian pun sudah menyita 5.000 batang cabai ilegal tersebut.

Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin, meminta Pemerintah serius mengusut kasus tersebut.

"Tujuan kita swasembada pangan. Tapi kalau bakteri dan virus yang masuk kita, malah celaka," ketus Mahyudin ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (19/12).

Terlebih, lanjutnya, jika benar ada juga bibit padi yang di import Kementerian Pertanian yang mengandung bakteri berbahaya. Jika benar kabar tersebut, maka akan mengancam kedaulatan pangan negeri ini.

"Ini jangan main-main kalau bakteri yang masuk justru merusak tanaman padi nasional kita. Kita bisa terancam gagal panen secara nasional dan mengancam kesediaan pangan kita," tutupnya. [zul]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Aksi 171717, Ide Brilian Panglima TNI

Aksi 171717, Ide Brilian Panglima TNI

, 17 AGUSTUS 2017 , 23:00:00

Jokowi Optimis Meski Utang Bertambah

Jokowi Optimis Meski Utang Bertambah

, 17 AGUSTUS 2017 , 21:00:00

<i>Nyemplung</i> Di Kolam Bundaran HI

Nyemplung Di Kolam Bundaran HI

, 16 AGUSTUS 2017 , 04:39:00

Pamerkan Alutsista

Pamerkan Alutsista

, 16 AGUSTUS 2017 , 03:51:00

Diundang Ke Kairo

Diundang Ke Kairo

, 16 AGUSTUS 2017 , 02:45:00